Satlantas Tana Toraja Gelar Strong Point, Atasi Kemacetan Pagi Hari

- Editor

Selasa, 22 April 2025 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satlantas Polres Tana Toraja membantu menyeberangkan siswa di depan sekolah saat kegiatan Strong Point pagi hari, Selasa (22/4/2025) (Foto: Humas).

Petugas Satlantas Polres Tana Toraja membantu menyeberangkan siswa di depan sekolah saat kegiatan Strong Point pagi hari, Selasa (22/4/2025) (Foto: Humas).

GASINGNEWS.COM, TANA TORAJA –Untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas), Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tana Toraja melaksanakan kegiatan “Strong Point” secara rutin, khususnya pada jam-jam sibuk di pagi hari.

Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi preventif untuk mengurai kemacetan dan menekan potensi kecelakaan di wilayah hukum Polres Tana Toraja.

Personel Satlantas Polres Tana Toraja tampak berjaga di sejumlah titik strategis seperti simpang jalan utama, kawasan sekolah, perkantoran, dan pusat aktivitas warga, Pada Selasa pagi (22/4/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Strong Point ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Tana Toraja, AKP Awaluddin, yang menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga:  Prabowo Subianto Dijadwalkan Berpidato di Sidang Umum PBB ke-80, September 2025

“Pagi hari adalah waktu krusial karena volume kendaraan meningkat drastis, terutama saat masyarakat berangkat kerja dan anak-anak pergi ke sekolah,” jelas AKP Awaluddin.

“Dengan menempatkan personel di titik-titik rawan, kami berupaya memastikan kelancaran arus lalu lintas dan meningkatkan rasa aman bagi pengguna jalan,” imbuhnya.

Menurutnya, kehadiran petugas tidak hanya fokus pada pengaturan lalu lintas, tetapi juga pada fungsi edukatif dan humanis.

Masyarakat diberikan imbauan untuk tertib berlalu lintas, menggunakan helm, mematuhi rambu, dan menghindari parkir sembarangan yang bisa memperparah kemacetan.

Baca Juga:  Ahli Waris WR Soepratman Tegaskan Indonesia Raya Sudah Jadi Milik Negara Sejak 1957

Kegiatan ini juga disambut positif oleh warga. Beberapa orang tua siswa di sekitar area sekolah menyampaikan apresiasi atas kehadiran polisi yang membantu menyeberangkan anak-anak mereka.

“Setiap pagi selalu ada polisi yang membantu di depan sekolah. Kami merasa lebih aman dan tenang,” ujar Yuli, salah satu warga Kecamatan Makale.

Kapolres Tana Toraja AKBP Budy Hermawan melalui Kasat Lantas menegaskan bahwa kegiatan Strong Point merupakan komitmen kepolisian untuk meningkatkan pelayanan publik, terutama di bidang lalu lintas.

Polres Tana Toraja juga terus mengevaluasi titik-titik pengamanan berdasarkan data kepadatan kendaraan dan tingkat risiko kecelakaan.

Selain sebagai bentuk pelayanan, kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pendekatan kepada masyarakat.

Baca Juga:  Ahli Waris WR Soepratman Tegaskan Indonesia Raya Sudah Jadi Milik Negara Sejak 1957

Polisi berinteraksi langsung dengan pengguna jalan, menjawab pertanyaan, serta memberikan pemahaman tentang pentingnya tertib berlalu lintas sebagai budaya keselamatan bersama.

“Keselamatan lalu lintas tidak bisa hanya dibebankan kepada petugas. Peran serta masyarakat sangat dibutuhkan. Kami imbau agar seluruh pengguna jalan mematuhi aturan dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama,” tambah AKP Awaluddin.

Kegiatan Strong Point ini akan terus digelar secara rutin dan berkelanjutan, terutama pada waktu-waktu rawan.

Dengan adanya langkah proaktif ini, diharapkan suasana lalu lintas yang aman, lancar, dan tertib dapat terus terjaga di Tana Toraja (Red).

Editor: Arya Rahman

Berita Terkait

Ahli Waris WR Soepratman Tegaskan Indonesia Raya Sudah Jadi Milik Negara Sejak 1957
Prabowo Subianto Dijadwalkan Berpidato di Sidang Umum PBB ke-80, September 2025
Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK, Disita Uang Miliaran dan Puluhan Mobil Mewah
Kontroversi Joget DPR RI Usai Sidang MPR, Netizen: Rakyat Sengsara, Dewan Bergembira
Prabowo Cium Bendera Merah Putih pada Upacara HUT ke 80 RI
Bhayangkara FC vs PSM, Imbang 1-1 Dua Gol Tercipta Lewat Penalti
Meski Uang Suap Dikembalikan, KPK Pastikan Bupati Pati Sudewo Tetap Terancam Pidana
Kasus Kematian Prada Lucky: Jumlah Tersangka Anggota TNI Bertambah Jadi 20 Orang
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Agustus 2025 - 08:48 WIB

Ahli Waris WR Soepratman Tegaskan Indonesia Raya Sudah Jadi Milik Negara Sejak 1957

Jumat, 22 Agustus 2025 - 09:17 WIB

Prabowo Subianto Dijadwalkan Berpidato di Sidang Umum PBB ke-80, September 2025

Rabu, 20 Agustus 2025 - 09:08 WIB

Kontroversi Joget DPR RI Usai Sidang MPR, Netizen: Rakyat Sengsara, Dewan Bergembira

Minggu, 17 Agustus 2025 - 13:26 WIB

Prabowo Cium Bendera Merah Putih pada Upacara HUT ke 80 RI

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 23:48 WIB

Bhayangkara FC vs PSM, Imbang 1-1 Dua Gol Tercipta Lewat Penalti

Jumat, 15 Agustus 2025 - 12:20 WIB

Meski Uang Suap Dikembalikan, KPK Pastikan Bupati Pati Sudewo Tetap Terancam Pidana

Senin, 11 Agustus 2025 - 12:07 WIB

Kasus Kematian Prada Lucky: Jumlah Tersangka Anggota TNI Bertambah Jadi 20 Orang

Selasa, 5 Agustus 2025 - 02:55 WIB

Resmi Dilantik: Wali Kota dan Wakil Palopo, Naili–Ome Usung Semangat Kepemimpinan Bersih dan Merakyat

Berita Terbaru