Presiden Prabowo Perintahkan BNPB Tangani Cepat Dampak Gempa 6,3 M di Bengkulu

- Editor

Jumat, 23 Mei 2025 - 10:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah warga di Kota Bengkulu mengalami kerusakan akibat gempa bermagnitudo 6,3 yang mengguncang wilayah pesisir pada Jumat dini hari (23/5/2025) (Foto: Istimewa).

Rumah warga di Kota Bengkulu mengalami kerusakan akibat gempa bermagnitudo 6,3 yang mengguncang wilayah pesisir pada Jumat dini hari (23/5/2025) (Foto: Istimewa).

GASINGNEWS.COM, BENGKULU — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memerintahkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk segera menangani dampak gempa bumi di Bengkulu berkekuatan 6,3 magnitudo yang mengguncang wilayah pesisir Provinsi Bengkulu pada Jumat (23/5) dini hari.

Instruksi Presiden tersebut disampaikan kepada Kepala BNPB, menyusul laporan adanya kerusakan di sejumlah wilayah akibat gempa yang terjadi pada pukul 00.48 WIB.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyatakan bahwa tim reaksi cepat telah dikerahkan ke lokasi-lokasi terdampak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Presiden sudah memerintahkan Kepala BNPB untuk segera melakukan pengecekan di lapangan. Tim reaksi cepat sudah dikerahkan ke wilayah terdampak,” kata Abdul dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat siang.

Baca Juga:  Ahli Waris WR Soepratman Tegaskan Indonesia Raya Sudah Jadi Milik Negara Sejak 1957

BNPB mencatat, gempa berpusat di laut pada kedalaman 80 kilometer dengan mekanisme sesar naik (intraslab). Meskipun hiposentrum tergolong dalam, guncangan tetap terasa kuat di wilayah pesisir Provinsi Bengkulu.

Hingga Jumat siang, BNPB melaporkan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.

Namun, gempa menyebabkan kerusakan pada sedikitnya 140 rumah warga dan sejumlah fasilitas umum di Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Tengah, Bengkulu Utara, dan Kabupaten Seluma.

“Rinciannya, 50 rumah rusak di Kota Bengkulu, dua rumah dan satu unit PAUD di Bengkulu Tengah, serta delapan rumah roboh di Kelurahan Betungan. Selain itu, terdapat dua sekolah, satu masjid, satu kantor camat, dan satu balai pertemuan yang rusak,” jelas Abdul.

Sebagai respons awal, BNPB telah menyalurkan bantuan logistik tahap pertama berupa 200 paket sembako, 50 tenda keluarga, 100 selimut, 100 matras, 50 velvet, serta makanan siap saji.

Baca Juga:  Prabowo Subianto Dijadwalkan Berpidato di Sidang Umum PBB ke-80, September 2025

Selain itu, satu tenda pengungsian dan satu tenda posko telah didirikan di wilayah terdampak.

“Langkah darurat ini dilakukan sambil menunggu hasil kaji cepat di lapangan. Jika diperlukan, akan dibuka dapur umum dan pos pengungsian tambahan,” tambahnya.

Di tingkat daerah, Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama BPBD setempat telah mendirikan posko dan menurunkan tim ke lapangan. Gubernur Bengkulu juga meninjau lokasi gempa beberapa jam setelah kejadian, guna memastikan proses pendataan dan penanganan berjalan cepat dan tepat sasaran.

Sementara itu, Kementerian Sosial melalui Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) mengoordinasikan penyaluran bantuan bersama Dinas Sosial dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) di wilayah provinsi dan kabupaten/kota.

Baca Juga:  Ahli Waris WR Soepratman Tegaskan Indonesia Raya Sudah Jadi Milik Negara Sejak 1957

Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, menyebutkan bahwa dapur umum telah dibangun di titik-titik terdampak paling parah.

“Dinsos Pemprov Bengkulu sudah buat dapur umum berkolaborasi dengan TNI, Polri, dan Basarnas. Sudah dicek juga, Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ujar Mian.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di 43 kilometer barat daya Bengkulu dengan kedalaman 10 kilometer. BMKG menegaskan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Pemerintah terus mengoordinasikan berbagai pihak guna memastikan kebutuhan warga terdampak terpenuhi dan proses pemulihan pascabencana berjalan optimal (*).

Editor: Arya Rahman

Berita Terkait

Ahli Waris WR Soepratman Tegaskan Indonesia Raya Sudah Jadi Milik Negara Sejak 1957
Prabowo Subianto Dijadwalkan Berpidato di Sidang Umum PBB ke-80, September 2025
Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK, Disita Uang Miliaran dan Puluhan Mobil Mewah
Kontroversi Joget DPR RI Usai Sidang MPR, Netizen: Rakyat Sengsara, Dewan Bergembira
Prabowo Cium Bendera Merah Putih pada Upacara HUT ke 80 RI
Bhayangkara FC vs PSM, Imbang 1-1 Dua Gol Tercipta Lewat Penalti
Meski Uang Suap Dikembalikan, KPK Pastikan Bupati Pati Sudewo Tetap Terancam Pidana
Kasus Kematian Prada Lucky: Jumlah Tersangka Anggota TNI Bertambah Jadi 20 Orang
Berita ini 12 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Selasa, 26 Agustus 2025 - 08:48 WIB

Ahli Waris WR Soepratman Tegaskan Indonesia Raya Sudah Jadi Milik Negara Sejak 1957

Jumat, 22 Agustus 2025 - 09:17 WIB

Prabowo Subianto Dijadwalkan Berpidato di Sidang Umum PBB ke-80, September 2025

Rabu, 20 Agustus 2025 - 09:08 WIB

Kontroversi Joget DPR RI Usai Sidang MPR, Netizen: Rakyat Sengsara, Dewan Bergembira

Minggu, 17 Agustus 2025 - 13:26 WIB

Prabowo Cium Bendera Merah Putih pada Upacara HUT ke 80 RI

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 23:48 WIB

Bhayangkara FC vs PSM, Imbang 1-1 Dua Gol Tercipta Lewat Penalti

Jumat, 15 Agustus 2025 - 12:20 WIB

Meski Uang Suap Dikembalikan, KPK Pastikan Bupati Pati Sudewo Tetap Terancam Pidana

Senin, 11 Agustus 2025 - 12:07 WIB

Kasus Kematian Prada Lucky: Jumlah Tersangka Anggota TNI Bertambah Jadi 20 Orang

Selasa, 5 Agustus 2025 - 02:55 WIB

Resmi Dilantik: Wali Kota dan Wakil Palopo, Naili–Ome Usung Semangat Kepemimpinan Bersih dan Merakyat

Berita Terbaru