Pemkab Toraja Utara Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Stabilkan Harga Jelang Idul Adha 2025

- Editor

Jumat, 6 Juni 2025 - 00:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jelang idul Adha 1446 H, Masyarakat Toraja Utara antusias mengunjungi stan Gerakan Pangan Murah di Lapangan Bakti, Rabu, (4/6/2025) (Foto: Fred)

Jelang idul Adha 1446 H, Masyarakat Toraja Utara antusias mengunjungi stan Gerakan Pangan Murah di Lapangan Bakti, Rabu, (4/6/2025) (Foto: Fred)

GASINGNEWS.COM, TORAJA UTARA — Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 H atau tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Toraja Utara melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Bakti Rantepao, Rabu (4/6/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nasional untuk menstabilkan pasokan dan harga pangan, khususnya beras, sebagai antisipasi terhadap potensi lonjakan harga menjelang hari besar keagamaan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Toraja Utara, Paulus Batti, dalam wawancaranya bersama wartawan Gasing News menjelaskan bahwa pelaksanaan GPM merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam menjawab kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Gerakan Pasar Murah yang kita laksanakan ini didasari oleh hasil pengecekan harga pasar. Saat ini memang terjadi kenaikan harga, terutama karena stok barang yang mulai menipis. Oleh karena itu, kami mengambil langkah intervensi melalui GPM,” ujar Paulus Batti’.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Toraja Utara Paulus Batti’ didampingi Sekretarisnya Yohanis Moni, saat ditemui wartawan Gasing News di ruang kerjanya, Rabu (4/6/2025) (Foto: Fred).

Menurutnya, harga beras di pasaran lokal telah mencapai Rp15.500 per kilogram untuk jenis premium.

Sementara melalui program GPM, beras premium dapat dibeli dengan harga Rp13.600, atau lebih rendah dari harga pasar.

Perbedaan harga ini dimungkinkan karena adanya subsidi dari pemerintah.

“Gerakan ini dilakukan serentak secara nasional dan bersifat sementara. Tujuannya untuk menahan laju kenaikan harga dan menjaga daya beli masyarakat. Ini adalah bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat,” tambahnya.

Paulus juga menekankan pentingnya kemandirian pangan lokal. Menurutnya, meski gerakan pangan murah sangat membantu, solusi jangka panjang terletak pada penguatan produksi lokal dan keterlibatan aktif masyarakat dalam sektor pertanian dan perikanan.

“Kalau kita terus mengandalkan bantuan, tentu akan sulit. Produksi lokal harus diperkuat agar kita bisa keluar dari kemiskinan. Ini adalah penanganan awal, tapi ke depan kita perlu membangun kedaulatan pangan kita sendiri,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Yohanis Moni, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan penyaluran beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) ke Bapenas melalui Bulog.

Ia berharap usulan tersebut dapat segera direalisasikan demi memperluas jangkauan GPM di wilayah Toraja Utara.

“Beras SPHP memiliki harga yang jauh lebih terjangkau dibanding harga di pasar tradisional. Antusiasme masyarakat tentu akan tinggi jika pasokan ini tersedia secara luas. Kami berharap Bapenas dan Bulog segera merealisasikan permohonan pemerintah daerah,” ujar Yohanis.

Kegiatan GPM ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Toraja Utara. Selain beras, sejumlah kebutuhan pokok lainnya juga dijual dengan harga di bawah pasaran.

Langkah ini tidak hanya meringankan beban masyarakat menjelang hari raya, tetapi juga menjadi bentuk konkret perhatian pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi lokal.

Dengan adanya program seperti GPM, diharapkan fluktuasi harga jelang hari raya bisa ditekan, serta meningkatkan kesadaran pentingnya penguatan sektor pangan lokal yang berkelanjutan (*).

Liputan : Fred. Sampebua

Editor: Arya Rahman

Berita Terkait

‎Polres Toraja Utara Gandeng Dinkes Gelar Pelatihan Keamanan Pangan SPPG
Ini Penjelasan Ketua Ikatan Arsitek Indonesia Sulawesi Barat Terkait Adendum Suatu Proyek
Natal Bersama Keluarga Besar Kodim 1414/Tator, Dandim 1414/Tator: Perbedaan Menjadi Kekuatan dalam Membangun Persatuan
PWRI Tana Toraja Rayakan Natal, Teguhkan Peran Keluarga dalam Iman dan Persatuan
Praktik Sabung Ayam Diduga Semakin Terbuka, Gereja Toraja Angkat Suara
Polres Tana Toraja Gotong Royong Bersihkan Pasar Makale, Bukti Nyata Kepedulian terhadap Lingkungan
Kapolres Toraja Utara Tegaskan Larangan Gaya Hidup Hedonis, Minta Anggota Jadi Teladan Kesederhanaan
Cegah Kesalahpahaman Publik, Kabag Ops Polres Tana Toraja Beri Penjelasan Resmi Terkait Isu Pajak Mahasiswa
Berita ini 51 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:10 WIB

Почему человеку нужно испытывать внутреннее удовлетворение

Selasa, 3 Maret 2026 - 13:59 WIB

Отчего личности необходимо испытывать внутреннее удовлетворение

Selasa, 3 Maret 2026 - 13:51 WIB

Navigating the Digital Realm: Your Guide to Superior Online Casino Customer Support

Selasa, 3 Maret 2026 - 13:03 WIB

30 Freispiele abzüglich Einzahlung Casino Verkettete 7 sins Slotauszahlung liste 2026

Selasa, 3 Maret 2026 - 11:14 WIB

Aumento de Peso: Causas, Consecuencias y Soluciones Efectivas

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:30 WIB

Почему аффективная наполненность сказывается на запоминание

Selasa, 3 Maret 2026 - 09:28 WIB

По какой причине сознание ищет истоки приятных эмоций

Selasa, 3 Maret 2026 - 07:20 WIB

Почему ощущения действуют на запоминание нюансов

Berita Terbaru

Business, Home Based Business

Лучшие Онлайн Казино С Высокими Выплатами В 2025 Году

Minggu, 22 Feb 2026 - 17:13 WIB

Reference & Education, College

Лучшее онлайн казино для игры в рулетку 2025 года

Jumat, 20 Feb 2026 - 06:48 WIB

Public

Unlocking the secrets of winning strategies in casinos

Selasa, 3 Mar 2026 - 20:15 WIB