Mantan Wakapolri Komjen (Purn) Jusuf Manggabarani Meninggal Dunia di Makassar

- Editor

Selasa, 20 Mei 2025 - 05:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Wakapolri Komjen (Purn) Jusuf Manggabarani meninggal dunia di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar pada Selasa, (20/5/2025) (Foto: Istimewa).

Mantan Wakapolri Komjen (Purn) Jusuf Manggabarani meninggal dunia di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar pada Selasa, (20/5/2025) (Foto: Istimewa).

GASINGNEWS.COM, MAKASSAR – Kabar duka datang dari Kepolisian Republik Indonesia. Mantan Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Jusuf Manggabarani, meninggal dunia di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Selasa, (20/5/2025).

Kabar wafatnya jenderal bintang tiga itu dikonfirmasi langsung oleh putra almarhum, Kapolres Pinrang AKBP Edy Sabhara Manggabarani. “Iya benar bang. Saya baru otw dari Pinrang ke Makassar,” ucap Edy saat dihubungi awak media dilansir Tribun.

Sebelumnya, informasi duka ini menyebar di sejumlah grup WhatsApp. Dalam pesan yang beredar disebutkan bahwa Komjen Pol H. Jusuf Manggabarani merupakan mertua dari tokoh nasional, Erwin Aksa. Namun, belum ada informasi resmi terkait penyebab wafatnya sang jenderal.

Profil dan Karier Komjen Jusuf Manggabarani

Lahir di Gowa, Sulawesi Selatan, pada 11 Februari 1953, Jusuf Manggabarani dikenal sebagai jenderal yang berkarier cemerlang di institusi Polri. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akabri) tahun 1975.

Selama masa dinasnya, ia menduduki berbagai jabatan strategis, termasuk sebagai Kapolda Aceh, Kapolda Sulsel, Kadiv Propam, Irwasum, hingga akhirnya ditunjuk sebagai Wakapolri pada tahun 2010 di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Kariernya dimulai sebagai Pama Komdak XV/Bali, kemudian menjabat sebagai Danton Brimob, Kasat Sabhara Poltabes Ujung Pandang, Danden Gegana, hingga menjabat Danmen I Pusbrimob. Posisi-posisi itu menunjukkan perjalanan panjang dan konsistensinya dalam mengabdi untuk kepolisian.

Baca Juga:  Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK, Disita Uang Miliaran dan Puluhan Mobil Mewah

Riwayat Pendidikan

Jusuf Manggabarani menempuh berbagai pendidikan kepolisian, antara lain:

  • Akabri (1975)
  • Jurpa Brimob (1975)
  • PTIK (1984)
  • Sespim (1987)
  • Sespati (1999)

Dikenal Kebal Senjata

Salah satu kisah legendaris Jusuf Manggabarani terjadi saat bertugas menangani konflik di Palopo, Sulsel. Ia ditantang baku tembak oleh seorang pimpinan kelompok kriminal bernama Sukri.

Meski peluru ditembakkan ke arah dadanya dari jarak dekat, Jusuf tak mengalami luka sedikit pun. Sebaliknya, ia hanya membutuhkan satu peluru untuk melumpuhkan Sukri.

Cerita ini kemudian menjadi bagian dari narasi keberanian dan kharisma Jusuf Manggabarani di lapangan, yang membuatnya dikenal sebagai jenderal “kebal senjata”.

Kehidupan Pribadi

Komjen (Purn.) Jusuf Manggabarani menikah dengan AKBP (Purn.) Sumiyati A.M. Dari pernikahan ini, mereka dikaruniai dua anak, yakni AKBP Edy Sabhara Manggabarani dan Ashraf Manggabarani.

Baca Juga:  Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK, Disita Uang Miliaran dan Puluhan Mobil Mewah

Riwayat Jabatan Penting:

  • Kapolwiltabes Bandung (1998)
  • Wakapolda Sulsel (1999)
  • Kakor Brimob Polri (2001)
  • Kapolda Aceh (2002)
  • Kapolda Sulsel (2003)
  • Kadiv Propam Polri (2005)
  • Irwasum Polri (2007)
  • Wakapolri (2010–2011)

Biodata Singkat:

  • Nama: Jusuf Manggabarani
  • Tempat, Tanggal Lahir: Gowa, Sulsel, 11 Februari 1953
  • Pangkat: Komisaris Jenderal Polisi (Purn.)
  • Istri: AKBP (Purn.) Sumiyati A.M.
  • Anak: 2 orang
  • Pendidikan: Akabri 1975
  • Agama: Islam

Kabar kepergian Komjen (Purn.) Jusuf Manggabarani menjadi kehilangan besar bagi keluarga, masyarakat Sulawesi Selatan, dan institusi Polri.

Keberaniannya, dedikasinya, dan rekam jejak pengabdiannya akan terus dikenang dalam sejarah kepolisian Indonesia (*).

Editor: Arya R. Syah

Berita Terkait

Ahli Waris WR Soepratman Tegaskan Indonesia Raya Sudah Jadi Milik Negara Sejak 1957
Prabowo Subianto Dijadwalkan Berpidato di Sidang Umum PBB ke-80, September 2025
Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK, Disita Uang Miliaran dan Puluhan Mobil Mewah
Kontroversi Joget DPR RI Usai Sidang MPR, Netizen: Rakyat Sengsara, Dewan Bergembira
Prabowo Cium Bendera Merah Putih pada Upacara HUT ke 80 RI
Bhayangkara FC vs PSM, Imbang 1-1 Dua Gol Tercipta Lewat Penalti
Meski Uang Suap Dikembalikan, KPK Pastikan Bupati Pati Sudewo Tetap Terancam Pidana
Kasus Kematian Prada Lucky: Jumlah Tersangka Anggota TNI Bertambah Jadi 20 Orang
Berita ini 28 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Selasa, 26 Agustus 2025 - 08:48 WIB

Ahli Waris WR Soepratman Tegaskan Indonesia Raya Sudah Jadi Milik Negara Sejak 1957

Jumat, 22 Agustus 2025 - 09:17 WIB

Prabowo Subianto Dijadwalkan Berpidato di Sidang Umum PBB ke-80, September 2025

Rabu, 20 Agustus 2025 - 09:08 WIB

Kontroversi Joget DPR RI Usai Sidang MPR, Netizen: Rakyat Sengsara, Dewan Bergembira

Minggu, 17 Agustus 2025 - 13:26 WIB

Prabowo Cium Bendera Merah Putih pada Upacara HUT ke 80 RI

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 23:48 WIB

Bhayangkara FC vs PSM, Imbang 1-1 Dua Gol Tercipta Lewat Penalti

Jumat, 15 Agustus 2025 - 12:20 WIB

Meski Uang Suap Dikembalikan, KPK Pastikan Bupati Pati Sudewo Tetap Terancam Pidana

Senin, 11 Agustus 2025 - 12:07 WIB

Kasus Kematian Prada Lucky: Jumlah Tersangka Anggota TNI Bertambah Jadi 20 Orang

Selasa, 5 Agustus 2025 - 02:55 WIB

Resmi Dilantik: Wali Kota dan Wakil Palopo, Naili–Ome Usung Semangat Kepemimpinan Bersih dan Merakyat

Berita Terbaru