Polda Papua Barat Jamin Keterbukaan Informasi Soal Pencarian Iptu Tomi Marbun

- Editor

Rabu, 23 April 2025 - 10:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, saat memberikan keterangan pers terkait perkembangan pencarian Iptu Tomi Marbun, Selasa (22/4/2025) (Foto: Istimewa).

Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, saat memberikan keterangan pers terkait perkembangan pencarian Iptu Tomi Marbun, Selasa (22/4/2025) (Foto: Istimewa).

GASINGNEWS.COM, MANOKWARI — Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat menegaskan komitmennya untuk bersikap terbuka kepada publik terkait perkembangan operasi pencarian Iptu Tomi Samuel Marbun, mantan Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni, yang hilang saat menjalankan tugas pada Desember 2024.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, mengatakan bahwa keterbukaan informasi ini merupakan bentuk akuntabilitas institusi kepada masyarakat.

Ia memastikan setiap tahapan operasi pencarian akan disampaikan secara resmi melalui media massa dan kanal media sosial milik Polda Papua Barat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semua perkembangan pencarian Iptu Tomi tentu kami sampaikan secara terbuka agar dapat diketahui publik. Ini adalah bagian dari tanggung jawab kami sebagai institusi negara yang melayani masyarakat,” ujar Kombes Benny di Manokwari, Selasa (22/4/2025).

Baca Juga:  Prabowo Subianto Dijadwalkan Berpidato di Sidang Umum PBB ke-80, September 2025

Menurutnya, operasi pencarian yang kini memasuki tahap ketiga telah ditetapkan sebagai operasi SAR (Search and Rescue), karena melibatkan berbagai unsur mulai dari Basarnas, TNI AD, hingga pemerintah daerah setempat. Kolaborasi ini dilakukan untuk mengoptimalkan pencarian yang hingga kini belum menunjukkan hasil konkret.

Polda Papua Barat sebelumnya telah menggelar rapat koordinasi bersama Basarnas dan Kodam XVIII/Kasuari pada 25 Maret 2025 guna menyusun strategi lanjutan.

Baca Juga:  Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK, Disita Uang Miliaran dan Puluhan Mobil Mewah

Meskipun pelaksanaan operasinya masih menunggu arahan dari Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, seluruh pihak terkait telah menyatakan kesiapan.

Iptu Tomi dilaporkan hilang pada 18 Desember 2024 setelah terseret arus saat menyeberangi Kali Rawara di Distrik Moskona Selatan, Kabupaten Teluk Bintuni.

Saat itu, ia tengah memimpin patroli untuk memantau pergerakan pentolan KKB bernama Marthen Aikingking yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kehilangan Iptu Tomi mendapat perhatian serius dari berbagai kalangan, termasuk Komisi III DPR RI. Dalam rapat dengar pendapat pada 17 Maret 2025, Komisi III mendesak Polda Papua Barat agar menjalankan tiga rekomendasi penting, salah satunya adalah pelaksanaan operasi pencarian tahap ketiga secara terbuka dan profesional.

Baca Juga:  Ahli Waris WR Soepratman Tegaskan Indonesia Raya Sudah Jadi Milik Negara Sejak 1957

Sebelumnya, dua upaya pencarian telah dilakukan. Operasi pertama dilaksanakan pada 18 hingga 30 Desember 2024, sementara operasi kedua berlangsung pada 27 Januari hingga 2 Februari 2025.

Namun, hingga kini keberadaan Iptu Tomi belum juga ditemukan.

Dengan keterbukaan informasi yang dijanjikan oleh Polda Papua Barat, masyarakat diharapkan dapat terus memantau perkembangan secara resmi tanpa terpengaruh spekulasi yang beredar di media sosial maupun ruang publik lainnya (Red).

Editor: Arya Rahman

Berita Terkait

Ahli Waris WR Soepratman Tegaskan Indonesia Raya Sudah Jadi Milik Negara Sejak 1957
Prabowo Subianto Dijadwalkan Berpidato di Sidang Umum PBB ke-80, September 2025
Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK, Disita Uang Miliaran dan Puluhan Mobil Mewah
Prabowo Cium Bendera Merah Putih pada Upacara HUT ke 80 RI
Meski Uang Suap Dikembalikan, KPK Pastikan Bupati Pati Sudewo Tetap Terancam Pidana
Kasus Kematian Prada Lucky: Jumlah Tersangka Anggota TNI Bertambah Jadi 20 Orang
Presiden Prabowo Panggil Mentan, Bahas Tuntas Kasus Beras Oplosan
Tom Lembong Divonis 4,5 Tahun Penjara Tanpa Ganti Rugi Negara
Berita ini 6 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Selasa, 26 Agustus 2025 - 08:48 WIB

Ahli Waris WR Soepratman Tegaskan Indonesia Raya Sudah Jadi Milik Negara Sejak 1957

Jumat, 22 Agustus 2025 - 09:17 WIB

Prabowo Subianto Dijadwalkan Berpidato di Sidang Umum PBB ke-80, September 2025

Rabu, 20 Agustus 2025 - 09:08 WIB

Kontroversi Joget DPR RI Usai Sidang MPR, Netizen: Rakyat Sengsara, Dewan Bergembira

Minggu, 17 Agustus 2025 - 13:26 WIB

Prabowo Cium Bendera Merah Putih pada Upacara HUT ke 80 RI

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 23:48 WIB

Bhayangkara FC vs PSM, Imbang 1-1 Dua Gol Tercipta Lewat Penalti

Jumat, 15 Agustus 2025 - 12:20 WIB

Meski Uang Suap Dikembalikan, KPK Pastikan Bupati Pati Sudewo Tetap Terancam Pidana

Senin, 11 Agustus 2025 - 12:07 WIB

Kasus Kematian Prada Lucky: Jumlah Tersangka Anggota TNI Bertambah Jadi 20 Orang

Selasa, 5 Agustus 2025 - 02:55 WIB

Resmi Dilantik: Wali Kota dan Wakil Palopo, Naili–Ome Usung Semangat Kepemimpinan Bersih dan Merakyat

Berita Terbaru