Prabowo Klaim Selamatkan Ratusan Triliun Uang Rakyat dalam 6 Bulan Pemerintahan

- Editor

Sabtu, 17 Mei 2025 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato dalam Kongres IV Tidar di Jakarta, Sabtu, (17/5/2025) (Foto: Istimewa).

Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato dalam Kongres IV Tidar di Jakarta, Sabtu, (17/5/2025) (Foto: Istimewa).

GASINGNEWS.COM, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengklaim bahwa pemerintahannya telah berhasil menyelamatkan ratusan triliun rupiah uang rakyat dari praktik korupsi dalam enam bulan masa kepemimpinannya.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam pidatonya saat menghadiri Kongres IV Tidar di Jakarta pada Sabtu (17/5).

Menurut Prabowo, kerja keras lembaga penegak hukum yang tidak kenal lelah membongkar berbagai kasus korupsi menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menegakkan hukum dan menjaga keuangan negara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan bahwa hampir setiap hari terjadi pengungkapan kasus korupsi oleh aparat.

“Saya percaya dan saya sudah buktikan dalam enam bulan pemerintahan yang saya pimpin, kita sudah selamatkan ratusan triliun uang rakyat,” ujar Prabowo disambut tepuk tangan para kader Gerindra yang hadir dalam acara tersebut.

Baca Juga:  Prabowo Subianto Dijadwalkan Berpidato di Sidang Umum PBB ke-80, September 2025

Prabowo juga mengungkapkan bahwa upaya penegakan hukum yang agresif ini tidak selalu berjalan mulus.

Ia menerima berbagai laporan tentang intimidasi yang dialami oleh aparat penegak hukum yang sedang menjalankan tugasnya.

Beberapa di antaranya bahkan diikuti oleh orang tak dikenal dan rumahnya didatangi.

“Saya tahu ada penegak-penegak hukum yang diancam. Ada yang rumahnya didatangi, ada yang mobilnya diikuti, ada yang rumahnya difoto. Kita paham itu,” ungkapnya.

Meski menghadapi berbagai ancaman, Prabowo menegaskan bahwa dirinya dan pemerintahan yang ia pimpin tidak akan gentar.

Baca Juga:  Ahli Waris WR Soepratman Tegaskan Indonesia Raya Sudah Jadi Milik Negara Sejak 1957

Ia menyatakan bahwa perjuangan melawan korupsi adalah bagian dari sumpah dan tekadnya sebagai Presiden Republik Indonesia.

“Untuk kesekian kali lagi saya tegaskan, ini sumpah saya, ini tekad saya. Saya tidak gentar,” katanya dengan nada penuh keyakinan.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga mengajak seluruh kader Partai Gerindra untuk tidak takut dan tidak menyerah terhadap pihak-pihak yang ingin melemahkan kepemimpinan nasional.

Ia menegaskan pentingnya memiliki pemimpin yang kuat dan berani dalam menghadapi mafia korupsi dan kekuatan gelap yang merongrong kedaulatan hukum.

Pernyataan Prabowo ini menambah catatan penting dalam dinamika pemberantasan korupsi di Indonesia.

Baca Juga:  Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK, Disita Uang Miliaran dan Puluhan Mobil Mewah

Meskipun belum disampaikan data rinci mengenai jumlah pasti dan sumber penyelamatan ratusan triliun tersebut, klaim tersebut mempertegas posisi pemerintah dalam mengedepankan transparansi dan akuntabilitas.

Sejumlah pengamat menyambut positif sikap tegas Presiden Prabowo, namun mereka juga mendorong agar pemerintah menyampaikan bukti dan data konkret kepada publik.

Hal ini penting agar kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan lembaga penegak hukum semakin meningkat.

Dengan sorotan tajam terhadap korupsi yang telah menggerogoti keuangan negara selama bertahun-tahun.

Komitmen Presiden Prabowo untuk membasmi praktik tersebut dipandang sebagai langkah strategis dan krusial dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan berintegritas (*).

Editor: Arya Rahman

Berita Terkait

Ahli Waris WR Soepratman Tegaskan Indonesia Raya Sudah Jadi Milik Negara Sejak 1957
Prabowo Subianto Dijadwalkan Berpidato di Sidang Umum PBB ke-80, September 2025
Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK, Disita Uang Miliaran dan Puluhan Mobil Mewah
Kontroversi Joget DPR RI Usai Sidang MPR, Netizen: Rakyat Sengsara, Dewan Bergembira
Prabowo Cium Bendera Merah Putih pada Upacara HUT ke 80 RI
Bhayangkara FC vs PSM, Imbang 1-1 Dua Gol Tercipta Lewat Penalti
Meski Uang Suap Dikembalikan, KPK Pastikan Bupati Pati Sudewo Tetap Terancam Pidana
Kasus Kematian Prada Lucky: Jumlah Tersangka Anggota TNI Bertambah Jadi 20 Orang
Berita ini 13 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Selasa, 26 Agustus 2025 - 08:48 WIB

Ahli Waris WR Soepratman Tegaskan Indonesia Raya Sudah Jadi Milik Negara Sejak 1957

Jumat, 22 Agustus 2025 - 09:17 WIB

Prabowo Subianto Dijadwalkan Berpidato di Sidang Umum PBB ke-80, September 2025

Rabu, 20 Agustus 2025 - 09:08 WIB

Kontroversi Joget DPR RI Usai Sidang MPR, Netizen: Rakyat Sengsara, Dewan Bergembira

Minggu, 17 Agustus 2025 - 13:26 WIB

Prabowo Cium Bendera Merah Putih pada Upacara HUT ke 80 RI

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 23:48 WIB

Bhayangkara FC vs PSM, Imbang 1-1 Dua Gol Tercipta Lewat Penalti

Jumat, 15 Agustus 2025 - 12:20 WIB

Meski Uang Suap Dikembalikan, KPK Pastikan Bupati Pati Sudewo Tetap Terancam Pidana

Senin, 11 Agustus 2025 - 12:07 WIB

Kasus Kematian Prada Lucky: Jumlah Tersangka Anggota TNI Bertambah Jadi 20 Orang

Selasa, 5 Agustus 2025 - 02:55 WIB

Resmi Dilantik: Wali Kota dan Wakil Palopo, Naili–Ome Usung Semangat Kepemimpinan Bersih dan Merakyat

Berita Terbaru