Trump Dikecam Ingin Buka Kembali Penjara Alcatraz, Netizen Sebut Terinspirasi Film Lawas

- Editor

Selasa, 6 Mei 2025 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden AS Donald Trump saat mengumumkan rencana pembukaan kembali Penjara Alcatraz di Gedung Putih, Washington D.C., Senin, (5/6/2025) (Foto: Istimewa).

Presiden AS Donald Trump saat mengumumkan rencana pembukaan kembali Penjara Alcatraz di Gedung Putih, Washington D.C., Senin, (5/6/2025) (Foto: Istimewa).

GASINGNEWS.COM, WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menuai kontroversi setelah mengumumkan rencananya untuk membuka kembali Penjara Alcatraz, yang telah ditutup sejak 1963.

Keputusan mengejutkan ini disampaikan Trump melalui unggahan media sosial pada Minggu (4/5), dan langsung memicu gelombang kritik dari publik dan pengamat kebijakan.

Dalam unggahan tersebut, Trump memerintahkan Biro Penjara Federal (BOP), Departemen Kehakiman, FBI, dan Departemen Keamanan Dalam Negeri untuk segera membuka kembali Alcatraz sebagai penjara supermaksimum guna menampung “pelaku kejahatan paling kejam dan brutal”.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut Alcatraz sebagai simbol kekuatan hukum dan ketertiban.

Namun, publik merespons dengan sinisme dan sindiran tajam.

Banyak pengguna media sosial menduga bahwa ide Trump untuk membangkitkan kembali penjara legendaris itu muncul setelah menonton film Escape from Alcatraz yang dibintangi Clint Eastwood, yang ditayangkan di Florida Selatan pada Sabtu malam (3/5).

Baca Juga:  Ahli Waris WR Soepratman Tegaskan Indonesia Raya Sudah Jadi Milik Negara Sejak 1957

Kebetulan, Trump berada di resor mewah Mar-a-Lago yang terletak di wilayah tersebut pada waktu yang sama.

“Mungkinkah Trump menonton film tersebut dan terhanyut di dalamnya? Yang mendorongnya pada apa yang disebut gagasan cemerlang untuk membangun kembali Alcatraz?” tulis pengguna X dengan nama @HansonRitta.

“Apakah kita mendapatkan kebijakan Amerika dari acara televisi?” sindir akun lainnya, @MatthewSpira.

Komentar bernada sarkastik terus bermunculan, menyebut rencana tersebut sebagai “keputusan spontan akibat bosan mengganti-ganti saluran televisi”.

Trump sendiri tak menampik kemungkinan inspirasi dari film tersebut.

Dalam konferensi pers di Ruang Oval Gedung Putih pada Senin (5/5), ia mengatakan, “Saya kira saya seharusnya menjadi pembuat film. Alcatraz melambangkan sesuatu yang sangat kuat dan sangat berkuasa dalam hal hukum dan ketertiban.”

Baca Juga:  Prabowo Subianto Dijadwalkan Berpidato di Sidang Umum PBB ke-80, September 2025

Pernyataan tersebut hanya memperkuat persepsi bahwa kebijakan ini lebih bersifat teatrikal daripada strategis.

Apalagi, klaim Trump mengenai sejarah Alcatraz turut dikritik.

Ia menyebut bahwa “tidak ada yang pernah berhasil kabur” dari Alcatraz dan bahwa para pelarian dimangsa hiu, meski BOP menyatakan bahwa “tidak ada hiu pemakan manusia di Teluk San Francisco”.

Penjara Alcatraz ditutup pada tahun 1963 karena biaya operasional yang tinggi dan kondisi fasilitas yang memburuk.

Selain menjadi situs bersejarah, Alcatraz kini merupakan destinasi wisata populer yang dikelola oleh National Park Service.

Direktur baru BOP, William Marshall, menyatakan bahwa pihaknya akan “giat mengupayakan semua cara untuk mendukung dan melaksanakan agenda Presiden”, namun belum ada rincian anggaran atau studi kelayakan terkait rencana tersebut.

Baca Juga:  Ahli Waris WR Soepratman Tegaskan Indonesia Raya Sudah Jadi Milik Negara Sejak 1957

Beberapa pengamat memperkirakan proyek ini bisa menelan biaya hingga setengah miliar dolar AS.

Aktivis hak sipil dan kelompok kebijakan publik mempertanyakan urgensi rencana ini di tengah banyaknya tantangan nyata dalam sistem pemasyarakatan AS, seperti kepadatan napi, kekerasan di penjara, dan kebutuhan reformasi sistemik.

Mereka menyebut rencana Trump sebagai “langkah mundur ke masa lalu” dan “politik simbolis yang mengabaikan solusi nyata”.

Seiring kritik terus mengalir, masih belum jelas apakah rencana pembukaan kembali Penjara Alcatraz akan terealisasi atau hanya menjadi bagian dari narasi politik menjelang pemilu.

Namun yang pasti, langkah ini telah menambah daftar panjang kebijakan Trump yang memicu debat publik secara luas (*).

Editor: Arya Rahman

Berita Terkait

Ahli Waris WR Soepratman Tegaskan Indonesia Raya Sudah Jadi Milik Negara Sejak 1957
Prabowo Subianto Dijadwalkan Berpidato di Sidang Umum PBB ke-80, September 2025
Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK, Disita Uang Miliaran dan Puluhan Mobil Mewah
Kontroversi Joget DPR RI Usai Sidang MPR, Netizen: Rakyat Sengsara, Dewan Bergembira
Prabowo Cium Bendera Merah Putih pada Upacara HUT ke 80 RI
Bhayangkara FC vs PSM, Imbang 1-1 Dua Gol Tercipta Lewat Penalti
Meski Uang Suap Dikembalikan, KPK Pastikan Bupati Pati Sudewo Tetap Terancam Pidana
Kasus Kematian Prada Lucky: Jumlah Tersangka Anggota TNI Bertambah Jadi 20 Orang
Berita ini 4 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Selasa, 26 Agustus 2025 - 08:48 WIB

Ahli Waris WR Soepratman Tegaskan Indonesia Raya Sudah Jadi Milik Negara Sejak 1957

Jumat, 22 Agustus 2025 - 09:17 WIB

Prabowo Subianto Dijadwalkan Berpidato di Sidang Umum PBB ke-80, September 2025

Rabu, 20 Agustus 2025 - 09:08 WIB

Kontroversi Joget DPR RI Usai Sidang MPR, Netizen: Rakyat Sengsara, Dewan Bergembira

Minggu, 17 Agustus 2025 - 13:26 WIB

Prabowo Cium Bendera Merah Putih pada Upacara HUT ke 80 RI

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 23:48 WIB

Bhayangkara FC vs PSM, Imbang 1-1 Dua Gol Tercipta Lewat Penalti

Jumat, 15 Agustus 2025 - 12:20 WIB

Meski Uang Suap Dikembalikan, KPK Pastikan Bupati Pati Sudewo Tetap Terancam Pidana

Senin, 11 Agustus 2025 - 12:07 WIB

Kasus Kematian Prada Lucky: Jumlah Tersangka Anggota TNI Bertambah Jadi 20 Orang

Selasa, 5 Agustus 2025 - 02:55 WIB

Resmi Dilantik: Wali Kota dan Wakil Palopo, Naili–Ome Usung Semangat Kepemimpinan Bersih dan Merakyat

Berita Terbaru