Polri Gelar Operasi Serentak Berantas Premanisme

- Editor

Selasa, 6 Mei 2025 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko saat menyampaikan keterangan pers Operasi Premanisme Nasional di Jakarta, Selasa (6/5/2025) (Foto: Istimewa).

Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko saat menyampaikan keterangan pers Operasi Premanisme Nasional di Jakarta, Selasa (6/5/2025) (Foto: Istimewa).

GASINGNEWS.COM, JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan bahwa premanisme merupakan salah satu ancaman serius terhadap stabilitas keamanan nasional dan iklim dunia usaha.

Pernyataan ini disampaikan menyusul peluncuran Operasi Kepolisian Kewilayahan yang digelar secara serentak mulai 1 Mei 2025 di seluruh wilayah Indonesia.

Operasi ini bertujuan menindak tegas berbagai bentuk aksi premanisme yang selama ini dinilai meresahkan masyarakat dan menghambat pertumbuhan ekonomi nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polri menekankan bahwa praktik seperti pemerasan, pungutan liar, pengancaman, hingga penganiayaan yang dilakukan secara terorganisir atau individu tidak bisa lagi ditoleransi.

Gangguan Serius terhadap Keamanan dan Ekonomi

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, dalam konferensi pers yang digelar Selasa (6/5/2025), menyatakan bahwa premanisme memiliki dampak sistemik terhadap berbagai sektor, terutama dunia usaha.

“Premanisme bukan hanya masalah kriminal jalanan. Ini adalah gangguan serius terhadap ketertiban masyarakat dan kepastian hukum bagi pelaku usaha. Praktik seperti pungli di pasar, terminal, atau proyek-proyek konstruksi merugikan pelaku usaha dan menghambat investasi,” ujar Trunoyudo.

Baca Juga:  Prabowo Subianto Dijadwalkan Berpidato di Sidang Umum PBB ke-80, September 2025

Ia menambahkan bahwa para pelaku premanisme seringkali menggunakan kekerasan atau ancaman sebagai alat untuk memeras keuntungan secara tidak sah, bahkan terhadap pelaku UMKM.

Kondisi ini menimbulkan rasa takut dan ketidakpastian hukum di lapangan.

Dukungan bagi Dunia Usaha dan Investor

Dalam konteks pemulihan dan penguatan ekonomi nasional, Polri menempatkan keamanan sebagai fondasi utama.

Menurut Brigjen Trunoyudo, pemerintah melalui Polri ingin memberikan jaminan kepada para investor, baik dalam maupun luar negeri, bahwa Indonesia adalah tempat yang aman untuk menjalankan bisnis.

“Stabilitas keamanan menjadi faktor utama bagi iklim investasi yang sehat. Tidak boleh ada ruang bagi premanisme untuk menekan pelaku usaha, baik yang berskala besar maupun kecil,” tegasnya.

Baca Juga:  Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK, Disita Uang Miliaran dan Puluhan Mobil Mewah

Polri menggarisbawahi bahwa operasi ini juga sejalan dengan arahan pemerintah pusat dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif.

Dengan menekan aksi premanisme, diharapkan akan tumbuh kepercayaan di kalangan investor dan pelaku bisnis terhadap sistem hukum dan keamanan Indonesia.

Operasi Kewilayahan Dimulai 1 Mei 2025

Operasi Kepolisian Kewilayahan ini diatur dalam Surat Telegram Nomor: STR/1081/IV/OPS.1.3./2025 yang ditujukan kepada seluruh Polda dan Polres di Indonesia.

Operasi dilaksanakan dengan pendekatan terpadu, yaitu intelijen, pre-emtif, preventif, dan penegakan hukum secara tegas dan profesional.

Sasaran utama dalam operasi ini adalah kelompok atau individu yang melakukan pemerasan, pungli, pengancaman, intimidasi, hingga tindak kekerasan terhadap masyarakat maupun pelaku usaha.

Operasi ini juga akan melibatkan TNI, pemerintah daerah, dan stakeholder lain dalam upaya kolaboratif menciptakan rasa aman.

Keterlibatan Masyarakat Jadi Kunci

Polri juga mengajak masyarakat untuk tidak takut melaporkan tindak premanisme di lingkungan masing-masing.

Baca Juga:  Ahli Waris WR Soepratman Tegaskan Indonesia Raya Sudah Jadi Milik Negara Sejak 1957

Peran serta masyarakat dianggap penting dalam membantu aparat mengidentifikasi dan menindak para pelaku.

“Kami membuka layanan pengaduan bagi masyarakat dan menjamin kerahasiaan identitas pelapor. Sinergi antara kepolisian dan warga sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari premanisme,” jelas Trunoyudo.

Komitmen Polri untuk Rasa Aman dan Kepastian Hukum

Melalui operasi ini, Polri ingin menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan hukum yang adil dan merata bagi seluruh warga negara, termasuk pelaku usaha dari berbagai sektor.

Operasi ini akan berlangsung secara berkelanjutan dengan evaluasi berkala di tiap wilayah.

“Premanisme bukan budaya kita. Polri hadir untuk menegakkan hukum dan memastikan bahwa setiap warga negara, termasuk pelaku usaha, bisa menjalankan aktivitasnya tanpa rasa takut.

Ini bagian dari menciptakan Indonesia yang aman, damai, dan produktif,” pungkas Brigjen Trunoyudo (*).

Editor: Arya Rahman

Berita Terkait

Ahli Waris WR Soepratman Tegaskan Indonesia Raya Sudah Jadi Milik Negara Sejak 1957
Prabowo Subianto Dijadwalkan Berpidato di Sidang Umum PBB ke-80, September 2025
Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK, Disita Uang Miliaran dan Puluhan Mobil Mewah
Prabowo Cium Bendera Merah Putih pada Upacara HUT ke 80 RI
Meski Uang Suap Dikembalikan, KPK Pastikan Bupati Pati Sudewo Tetap Terancam Pidana
Kasus Kematian Prada Lucky: Jumlah Tersangka Anggota TNI Bertambah Jadi 20 Orang
Presiden Prabowo Panggil Mentan, Bahas Tuntas Kasus Beras Oplosan
Tom Lembong Divonis 4,5 Tahun Penjara Tanpa Ganti Rugi Negara
Berita ini 4 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Selasa, 26 Agustus 2025 - 08:48 WIB

Ahli Waris WR Soepratman Tegaskan Indonesia Raya Sudah Jadi Milik Negara Sejak 1957

Jumat, 22 Agustus 2025 - 09:17 WIB

Prabowo Subianto Dijadwalkan Berpidato di Sidang Umum PBB ke-80, September 2025

Rabu, 20 Agustus 2025 - 09:08 WIB

Kontroversi Joget DPR RI Usai Sidang MPR, Netizen: Rakyat Sengsara, Dewan Bergembira

Minggu, 17 Agustus 2025 - 13:26 WIB

Prabowo Cium Bendera Merah Putih pada Upacara HUT ke 80 RI

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 23:48 WIB

Bhayangkara FC vs PSM, Imbang 1-1 Dua Gol Tercipta Lewat Penalti

Jumat, 15 Agustus 2025 - 12:20 WIB

Meski Uang Suap Dikembalikan, KPK Pastikan Bupati Pati Sudewo Tetap Terancam Pidana

Senin, 11 Agustus 2025 - 12:07 WIB

Kasus Kematian Prada Lucky: Jumlah Tersangka Anggota TNI Bertambah Jadi 20 Orang

Selasa, 5 Agustus 2025 - 02:55 WIB

Resmi Dilantik: Wali Kota dan Wakil Palopo, Naili–Ome Usung Semangat Kepemimpinan Bersih dan Merakyat

Berita Terbaru